Surat untuk Tuhan


Tuhan, jaga dirinya selalu. Hangatkan dia jika dia merasa dingin. Tuhan, lindungi dia agar tidak sakit. Indahkanlah harinya selalu. Terimakasih kau telah menghadirkannya kepadaku, membuat hidupku menjadi lebih berwarna dan berarti. Aku ingin yang terbaik untuknya. Tapi, kumohon Tuhan, aku ingin melihatnya. Melihatnya, walau hanya sekejap mata cukup membuat anugerah tebaik bagiku. Hanya melihat siluetnya saja, aku senang.

Tuhan, kabulkanlah permintaanku. Keinginanku untuknya terlampau besar. tuhan, ak ingin menangis untuknya. Apakah dengan menangis membuatku lega? Jika jawabannya iya, aku ingin sekali menangis. Menangis hingga membuatku lega. Sampai hujan mampu menghapusnya. Tuhan, Engkau telah menitipkan perasaan suci-yang semua orang di dunia ini menyebutnya cinta-ini padaku.

Tuhan, aku jatuh cinta. Aku ingin jauh lebih lama. Aku hanya ingin sang waktulah yang mengubahnya. Akan kuberitakan semua awal kesedihan ini ke semua penjuru dunia. Ke semua molekul sistem peredaran darah. Kepada angin yang akan mengalir sampai ke tempatnya. Sungguh aku cinta dia.

Aku mencintaimu karena... Kau berhasil menarik perhatianku. Karena kau mampu membuat kesederhanaanmu masuk di benakku. Membuat tingkah polosmu menjadi sesuatu yang lucu untuk kukenang sendiri. Dan, aku tahu itu jauh dari kesan lucu. Karena dengan semua yang kau punya, kau berhasil menggaet akal logikaku. Mengamatimu dengan sangat. Mengetahui semuanya tentang dirimu menjadi sesuatu yang teristimewa bagiku.

Tuhan, apakah permintaanku berlebihan? Aku ingin melihatnya tersenyum. Karena dengan senyumnya dia, menandakan dia berbahagia. Tak apalah aku tidak mengalaminya. Tapi, membuat orang yang kita cintai bahagia itu sudah cukup dari kebahagiaan yang sebenarnya. Buatlah dia selalu senang dengan harinya. Dan mendapat apa yang dia minta. Itu sudah cukup dari rasa sebuah cinta....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[REVIEW] Green Mango Hair Using Miranda Hair Color

Cuaca Buruk

WARNING!